Perpustakaan UNUSIA Bersama APPTNU Gelar Seminar Nasional, Pelantikan Pengurus, dan Rakernas 2026

Perpustakaan UNUSIA Bersama APPTNU Gelar Seminar Nasional, Pelantikan Pengurus, dan Rakernas 2026

By Author / Berita / 22 June 2026

Jakarta – Asosiasi Perpustakaan Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (APPTNU) sukses menyelenggarakan Seminar Nasional, Pelantikan Pengurus, dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Tahun 2026 dengan tema “Kolaborasi, Inovasi, dan Transformasi: Membangun Ekosistem Perpustakaan PTNU yang Adaptif di Era Kecerdasan Buatan”. Kegiatan berlangsung pada Rabu (17/6/2026) di Gedung PBNU, Jakarta, dan dihadiri oleh pengelola perpustakaan dari berbagai Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) di seluruh Indonesia.

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi APPTNU dalam memperkuat sinergi antarperpustakaan PTNU sekaligus merespons tantangan transformasi digital yang semakin berkembang pesat. Selain menjadi ajang silaturahmi dan konsolidasi organisasi, forum ini juga menjadi ruang diskusi mengenai pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam pengelolaan perpustakaan perguruan tinggi.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor Bidang Akademik, Riset, dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia), Fatkhu Yasik, yang mewakili Plt Rektor Unusia, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa kolaborasi merupakan kunci utama dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan tinggi, termasuk di bidang perpustakaan.

Menurutnya, APPTNU memiliki peran strategis sebagai wadah untuk memperkuat jaringan kerja sama antarperpustakaan PTNU, berbagi praktik baik, serta mengembangkan berbagai inovasi yang mampu menjawab kebutuhan sivitas akademika di era digital.

Acara kemudian dilanjutkan dengan keynote speech dari Ketua Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU), Prof. Dr. Ainun Na’im. Pada kesempatan tersebut, beliau juga secara resmi melantik Pengurus APPTNU Masa Khidmat 2026–2028.

Dalam paparannya, Prof. Ainun Na’im menekankan bahwa perpustakaan merupakan salah satu indikator penting dalam menilai kualitas sebuah perguruan tinggi. Ia menjelaskan bahwa fungsi perpustakaan saat ini telah berkembang jauh melampaui peran tradisional sebagai tempat penyimpanan buku. Perpustakaan kini menjadi pusat akses informasi ilmiah, pengelolaan pengetahuan, serta pendukung utama kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Usai pelantikan, Ketua Umum APPTNU Masa Khidmat 2026–2028, Siti Rozinah, menyampaikan visi kepengurusannya untuk memperkuat peran APPTNU sebagai organisasi profesi yang aktif membangun kolaborasi dengan berbagai lembaga di lingkungan Nahdlatul Ulama. Ia juga menegaskan komitmen APPTNU untuk berkontribusi dalam pengembangan literasi masyarakat melalui program pendampingan perpustakaan pesantren dan sekolah-sekolah NU di berbagai daerah.

Seminar nasional menghadirkan dua narasumber utama, yakni Dr. M. Hasan Chabibie, Staf Ahli Bidang Penguatan Ekosistem Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), serta Mufid, S.Ag., M.Hum., Pembina APPTNU 2026–2028 sekaligus Ketua Umum APPTIS 2024–2028.

Kedua narasumber membahas berbagai tantangan dan peluang yang dihadapi perpustakaan perguruan tinggi di era kecerdasan buatan. Mereka menekankan pentingnya peningkatan kompetensi pustakawan, pemanfaatan teknologi digital secara bijak, serta penguatan peran perpustakaan sebagai pusat literasi informasi yang mampu mendukung proses pembelajaran dan riset.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan pelaksanaan Rakernas APPTNU 2026 yang membahas dan menetapkan program kerja organisasi untuk masa khidmat 2026–2028. Melalui forum tersebut, para pengurus merumuskan berbagai agenda strategis yang diharapkan dapat memperkuat eksistensi perpustakaan PTNU sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, literasi, dan inovasi.

Melalui penyelenggaraan seminar, pelantikan, dan Rakernas ini, APPTNU menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kolaborasi, inovasi, dan transformasi perpustakaan PTNU agar semakin adaptif, profesional, dan mampu menjawab tantangan perkembangan teknologi di masa depan.

 

Mulailah membaca buku melalui Aplikasi Perpustakaan Unusia

Facebook
Instagram